Thursday, 10 November 2016

Potret kehidupan Suku Dayak di Borneo

Kemungkinan pemahaman kata daya sama dengan kata manusia gunung, karena sebagian besar orang Dayak berada di daerah sungai yang tanah bergunung-gunung. Tapi itu tidak berarti bahwa kata Dayak berarti orang gunung.
Selain nama Dayak, kita tahu ini juga adalah istilah ini merujuk kepada Dayak dalam arti suku Dayak. Istilah Dayak diberikan oleh Inggris kepada suku-suku Dayak di Kalimantan Utara.
Dayak Kalimantan tersebar di seluruh Pulau Borneo, hidup di hulu sungai, di pegunungan, lembah, dan kaki. Merujuk mempunyai identitas berdasar tempat asal mereka sesuai nama-nama sungai besar yang ditempati.
Sebagai contoh, berasal dari daerah sungai Barito, mereka menyebut diri mereka Uluh Barito, demikian juga dari daerah aliran sungai Kahayan, uluh kahayan. Ada uluh Kapuas, uluh Katingan, dan seterusnya. Uluh itu berarti orang.
Di antara masyarakat Dayak sendiri, ada keberatan memakai istilah Dayak, sehingga muncul istilah lain untuk Dayak, yaitu “Daya”, yang sedang populer di Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat. Selain istilah Daya, kata Daya Sahawung diabadikan sebagai komplek pelajar di Kuala Kapuas, yang namanya adalah komplek Pelajar Sahawung.

 Sebutan Dayak, adalah istilah umum untuk orang-orang yang mendiami pulau Kalimantan. Bahkan di seluruh Indonesia, setiap orang yang mendengar Suku Dayak, tentunya pandangan akan tertuju ke salah satu suku yang mendiami Kalimantan.

Video kehidupan suku dayak


Lalu apakah arti dari kata Dayak? C. K. rahmat dan R. Sunardi, mengatakan bahwa kata ‘Dayak’ adalah satu kata nama untuk orang-orang yang tinggal di pulau Kalimantan dan bukan Muslim, terutama orang-orang yang mendiami di Pedalaman Borneo. Istilah ini diberikan oleh orang-orang dari suku atau orang-orang Melayu yang tinggal di daerah pesisir atau pedalaman Kalimantan.
Ketika orang-orang Melayu yang mendiami pesisir Kalimantan memberi cap yang tidak Muslim adalah mereka yang menghuni pedalaman Borneo atau pegunungan. Kemudian muncul pertanyaan, siapakah Melayu? Ketika dilihat dari secara umum, tidak lain, yang disebut suku atau bangsa pada waktu itu adalah orang-orang yang berasal dari daerah Melayu dan berbahasa Melayu atau dapat juga berarti kepada orang Dayak yang telah memeluk Islam.
Bila dilihat dari sudut pandang orang Dayak, Melayu adalah orang-orang yang berasal dari wilayah Melayu dan imigran lain, selain Tiongkok yang sudah hidup di Kalimantan.
Lalu pertanyaan lain, Apakah ada sebuah kata Dayak di bahasa Melayu yang berarti orang gunung?
Sampai sekarang belum pernah ada kamus yang menyatakan bahwa orang-orang Dayak berarti orang gunung.

Kalimantan adalah pulau terbesar ketiga di dunia. Sebelum terkenal dengan nama Kalimantan, sebelumnya pulau ini lebih terkenal dengan nama Borneo. Borneo memiliki banyak cerita, juga tentang Suku Dayak yang tinggal di sana. 

Kehidupan Suku Dayak memang mencuri banyak perhatian dunia luas. Beberapa peneliti dari luar negeri secara khusus pernah datang ke Borneo untuk meneliti suku ini. Salah satunya adalah George Muller yang melakukan ekspedisi dari Mahakam ke Kapuas. 

Nah, soal kehidupan Suku Dayak sendiri, kamu pasti terpesona dengan foto-foto ini. 

Berikut 30 foto menakjubkan Suku Dayak yang dirangkum brilio.net dari akun Facebook Michael Palmieri-Photography, Senin (30/5): 


1. Kakek-kakeknya Suku Dayak yang sekarang ini.



2. Suku Dayak itu masih memiliki banyak suku lain di dalamnya.



3. Model rambutnya keren nih..



4. Ini tengkorak manusia bukan ya?



5. Suku Dayak terkenal dengan tatonya.



6. Lawas banget ya?

0 comments:

Post a Comment